Jarang Terjun Di Lapangan, Namun Vallejo Ingin Bertahan di Real Madrid

Jesus Vallejo angkat bicara dan menegaskan bahwa dirinya memiliki harapan masa depan di Real Madrid. Ia mempunyai rencana untuk tetap bertahan di klub setelah pulih dari musibah cedera yang menipanya.

Vallejo bergabung dengan Madrid dari Real Zaragoza pada tahun 2015. Ia saat itu dianggap sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan di Spanyol. Dan Madid berhasil

Di Zaragoza, Vallejo ditunjuk sebagai kapten saat remaja dan sekarang usianya 22tahun. Teknik dan kemampuannya dalam membaca permainan cukup mengesankan dan membuat cerita baru yang tidak bisa di lupakan.

Madrid meminjamkannya kembali ke Zaragoza dan kemudian ke Eintracht Frankfurt. Ia mampu semua orang menarik perhatian meskipun punya masalah kebugaran, yang juga mengganggu performa karirnya sejak kembali ke Santiago Bernabeu.

Tetap Mempertahankan

Vallejo hanya membuat lima penampilan di La Liga musim ini. Walaupun demikian adanya, ia merasa sangat optimistis dan yakin  mengenai masa depannya di klub.

“Kami hanya berbicara tentang bagaimana musim berjalan. Tapi saya jelas ingin bertahan,” kata Vallejo kepada Marca.

“Saya ingin bertahan. Saya sangat senang di klub dan saya merasa sangat dicintai oleh para penggemar serta oleh rekan satu tim saya.” Kutipnya.

“Pelatih juga memberi saya kepercayaan diri pada pertandingan terakhir. Saya menantikan musim baru untuk membantu tim.” Dengan rasa bangga ia katakan.

Ingin Lebih Baik

Vallejo jarang mendapat kesempatan bermain pada musim ini karena mengalami masalah cedera. Ia berharap keadaannya bisa lebih baik dan bisa bermain kembali dilapangan pada musim depan.

“Ini musim yang rumit, terutama di awal karena cedera. Itu tidak mudah, tetapi itu membuat saya meningkat,” kata Vallejo.

“Saya sangat senang dengan bagaimana saya menyelesaikan musim ini, karena sudah bermain dan menemukan diri saya dengan baik. Adapun dengan tim, kami harus meningkatkan diri dan belajar banyak dari tahun ini.” Tutupnya.

Diberitakan Keluar Dari Chelsea, Maurizio Sarri Semakin Akrab Dengan Tim Juventus

Pelatih tim Juventus setelah menyatakan keputusan mundur, Massimiliano Allegri angkat bicara beberapa pekan lalu. dikabarkan, ada beberapa calon pemain yang dipertimbangkan, dan dikabarkan Maurizio Sarri jadi target utama Si Nyonya Tua dan semakin mempunyai keterkaitan yang sangat dekat.

Ini merupakan keputusan dan berita Juve berpisah dengan Allegri cukup mengejutkan. Bagaimanapun, Allegri merupakan salah satu pelatih tersukses yang pernah menangani Juventus. Allegri dengan sejarahnya punya banyak koleksi trofi Serie A, dia pergi karena dinilai gagal di Liga Champions.

Saat ini, tidak banyak pelatih berkualitas yang bisa menggantikan tugas Allegri. Menurut Sky Sports Italia, sejauh ini Juve fokus mengejar dan terus mendekati Sarri. Pekan lalu, kedua pihak telah bertemu untuk membahas kemungkinan Sarri menggantikan Allegri.

Agen Sarri, Fali Ramadani bakal bertemu dengan direktur Chelsea, Marina Granovskaia untuk mendiskusikan syarat Sarri untuk meninggalkan Stamford Bridge pasca final Liga Europa mendatang dan syarat untuk masuk ke tim chelsea akan menjadi obrolan yang panas.

Bagaimana kondisi sesudah diskusi masa depan Sarri dan Juventus ini?

Tidak Ada Niat Memecat

Walaupun belum bisa menyesuaikan dengan para penggemar, Sarri ternyata mendapat dukungan penuh dari klub. Chelsea tidak pernah mempunyai niat dan berencana memecat Sarri musim panas ini, dan bahkan berharap Sarri untuk bisa terus melanjutkan pekerjaannya musim depan.

Biar begitu, Sarri tidak pernah menutup kemungkinan kembali ke Italia. Dia sulit mendapatkan dukungan penuh fans Chelsea, yang mungkin bisa mendorong kepergiannya.

Pelatih dengan usianya 60 tahun ini merupakan target utama, Juve juga mempertimbangkan bos Lazio, Simone Inzaghi jika saja mengalami kesulitan mendatangkan Sarri.

Direktur olahraga Juve, Fabio Paratici juga tidak mau menutup kemungkinan calon lain seperti Jurgen Klopp atau Mauricio Pochettino bisa masuk.

Chelsea-Lampard

Sarri masih terikat kontrak dua tahun di Chelsea, dan dia bisa saja meneruskannya sampai selesai. Mantan pelatih Napoli ini mampu membimbing Chelsea mencapai sejarah final Carabao Cup dan Liga Europa di musim pertamanya, dengan hasil yang cukup baik.

Jika hasil pada akhirnya Sarri harus pergi, Chelsea sudah cukup menyiapkan rencana. The Blues sudah menghubungi dan Frank Lampard masuk dalam daftar sebagai calon pengganti Sarri. Dan chelsea punya keyakinan Lampard tidak akan menolak kesempatan kali ini.

Mengapa Chelsea sangat yakin dengan Lampard karena ia mampu menjalani musim pertamanya sebagai pelatih, Lampard terbilang sukses. Dia mampu membimbing Derby County sampai di final Play Off Championship, namun memang sangat di sayangkan Derby gagal promosi ke Premier League setelah dikalahkan Aston Villa dengan perolehan skor 2-1 cukup tipis.

Jatuh Bangun Tim Manchester United, Namun Masih Bisa Mendatangkan Pemain Top

Gary Neville percaya Manchester United terus merayu dan menggoda bagi nama-nama besar di dunia sepak bola saat ini. Walaupun baru saja menjalani musim buruk, kemampuan yang di tunjukkan Setan Merah sebagai salah satu klub terbesar di dunia masih patut dipertimbangkan.

MU sedang berusaha memulai kembali bersama Ole Gunnar Solskjaer. Musim depan adalah musim pertama Solskjaer sebagai pelatih penuh, dia bakal merombak skuad sesuai dengan kebutuhannya: membuang pemain yang tak berguna, dan mendatangkan pemain yang tepat dan sesuai yang di butuhkan.

Sejak ditinggal Sir Alex Ferguson, perjalanan MU terus menurun. Dan sekarang kabar yang didapatkan MU sedang anjlok. Jangankan bersaing merebut trofi, MU yang sekarang sudah kesulitan untuk sekadar menembus empat besar. Kualitas MU terbilang buruk di antara tim-tim kuat Premier League.

Untuk itu dikabarkan berita yang terus muncul, pada musim depan akan jadi pembangunan kembali MU, tentu dengan mendatangkan pemain-pemain top. Sayangnya, namun akan menjadi tantangan yang lumayan sulit bagi Solskjaer mungkin untuk mendapatkan pemain yang dia inginkan.

Masih Mencuri Perhatian?

Saat ini MU berada di titik terendah. Dengan jatuhnya mereka dipastikan tidak akan bermain di Liga Champions musim depan, dan tentu saja ini menjadi masalah yang sulit untuk merayu pemain top. Mau tak mau, MU hanya bisa mengandalkan nama besar klub dan tawaran bayaran yang lebih besar.

“Saya kira MU masih bisa menarik pemain-pemain top sebab kita sudah melihat beberapa pemain bagus yang datang ke klub dalam enam atau tujuh tahun terakhir,” jelas Neville kepada Sky Sports.

“Klub ini tidak pernah meninggalkan status klub sepak bola yang sensasional. Memang mereka akan menjalani momen sulit, dan saat ini sedang dalam masa-masa sulit.”

Mampu Dan Percaya Diri Bisa Bersaing

Lebih lanjut, Neville percaya pemburuan pemain di bursa transfer saat ini berbeda dengan satu masa silam yang lalu. Saat ini, atau tepatnya sejak kasus Neymar, klub bisa merayu pemain hanya dengan banyak uang. Nah untuk mengandalkan nama besar klub terkadang justru jadi pertimbangan kedua.

“Uang yang terlibat dalam pemburuan saat ini berarti anda selalu bisa bersaing. Klub ini telah kehilangan pemain incaran ketika bersaing dengan Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen yang sukses.”

“Klub ini kehilangan pemain incaran mereka ketika ada beberapa klub besar tersukses di Eropa juga bersaing dengan MU,” sambungnya.

“Itu bukan karena kondisi klub, atau pelatih, atau manajer, atau pemain, terkadang itu memang terjadi. Juga terjadi pada masa-masa sukses,” tandasnya. Artinya, Neville percaya Manchester United masih ada harapan untuk mendatangkan pemain top yang mereka inginkan sesuai daftar pemain, namun dengan syarat mau mengeluarkan banyak uang.